I Recall To Write

•April 1, 2011 • 1 Comment

Its been along time ago when i am write. Film the social networking menginsiprasi untuk menulis lagi. Mark’s blogging. Ini adalah langkah awal, lagi.

Holopis Kuntul Baris

•December 12, 2010 • 4 Comments

Jogja istimewa karena sejarah nya. Ada juga MP3 nya. Terbait kalimat ini di dalam nya. Mungkin bisa sedikit menjawab jika ada yang menanyakan arti nya.

Dari segi arti, Holopis kuntul baris merupakan paribasan jawa, yang artinya saiyeg saeka praya, bebarengan mrantasi gawe (wikipedia), maksudnya kurang lebih bekerja dengan gotong royong. Ada berbagai cerita asal mula peribahasa ini.
Saya pernah membaca pengalaman seseorang di suatu blog, sebut saja Mr. Ho. Beliau mendengar peribahasa ini pertama kali saat duduk di bangku SD. Dia penasaran kenapa yang dijadikan lambang adalah burung kuntul (sejenis burung sawah) bukan burung pipit, blekok atau yang lain. manuk kuntul baris Rasa penasaran ini dia bawa sampai rumah dan diungkapkan kepada neneknya. Neneknya menjelaskan, bahwa tidak ada satu jenis burungpun yang bisa berbaris. Di dunia ini yang bisa berbaris ya hanya manusia, dan jaman dahulu hanya kaum pria yang melakukan baris berbaris. Kata “kuntul” digunakan untuk memperhalus saja, demi menghindari kesan saru. Saru??? Mr.Ho kecil jadi tambah bingung. Akhirnya karena melihat cucunya tidak mengerti juga, sang nenek menjelaskan bahwa ungkapan yang benar adalah “holopis kuntul baris”, huruf “u” pada “kuntul”, mestinya ditulis dengan huruf “o”. Mr.Ho kecil tertawa mendengar penjelasan yang sejelas-jelasnya ini, begitu juga saya yang membaca blognya…he..he..
Saya baca lagi dari blog seseorang yang lain, sebuat saja Mr. BO. Menurutnya kalimat ‘holopis kuntul baris’ ini berasal dari bahasa Belanda. Konon pada sekitar abad ke-16, kapal milik VOC berlabuh di Tuban dan pada saat bongkar muatan, salah satu awak kapalnya berteriak “HELP, IETS ONTILBAARS” (Tolong, ada barang yang tidak terangkat!), dan satu kapal saling bantu untuk mengangkat barang yang terlupa tadi. Nah, orang Jawa yang mendengar kalimat itu dan melihat kelakuan para ABK VOC ini memelesetkan kalimat tersebut, karena lidah Jawa yang terkenal kaku hingga menjadi ‘HOLOPIS KUNTUL BARIS’. Ehm…iya deh.
Referensi ketiga, dari Blog Mrs. Girl yang mendapatkan informasi asal peribahasa jawa ini langsung dari ayahandanya. Kata holopis kuntul baris berasal dari sebuah legenda konglomerat Spanyol bernama Don Lopez Conte de Basis. Suatu ketika konglomerat ini bangkrut hingga tak memiliki harta apapun. Lalu dengan penuh kerendahan hati beliau bekerja sebagai kuli di pelabuhan. Setiap kali mengangkat barang yang berat Don Lopez ini selalu mengajak para kuli yang ada di situ untuk bergotong royong bersama mengangkat barang tersebut dengan penuh semangat kebersamaan. Legenda inilah yang akhirnya sampai ke tanah Jawa pada masa awal kemerdekaan. Kemudian semangat kerjasama dan gotong royong dalam legenda itu diadopsi oleh rakyat yang sedang membangun negara ini. Ketika sedang mengerjakan sesuatu yang berat dan butuh kerjasama, maka yang diteriakkan adalah nama konglomerat Spanyol tersebut. Namun karena lidah inlander, maka hasilnya menjadi “HOLOPIS KUNTUL BARISSSSS!!!”…semangaaat!!!!
Jadi, mana yang benar? Saya pikir tidaklah penting, yang pasti peribahasa ini berhasil menjadi lambang semangat pada diri banyak orang jawa dari jaman dahulu hingga sekarang, bahkan pernah dilontarkan oleh Bung Karno pada salah satu pidatonya untuk membakar semangat rakyat dalam bahu membahu mengatasi pekerjaan atau permasalahan yang sulit.

Di kutip dari http://bit.ly/elfNJc

I LooK SkaeYS

•June 4, 2008 • Leave a Comment

There were i belong.

Leave fur something unique.

Like i have owned.

Into the sKaeYs

But LooK at this.

I have been seen.

From now.

Till tomorrow.

Hot noon.

Drop dawn.

With a good night.

It.

Just done.

-Move oF b Log- | http://look.skaeys.net/

Life

•April 12, 2008 • Leave a Comment

Nice second for a moment. The life seems to be ordinary. Not a lot with meaning, just want to be like some other normal life human. I try to keep up. Balance on everything. Dont want to dissapoint everyone. Made myself, looks like doesnt need other man.

Always. Want to be more than some done. Art, beauty and mean use to follow the creation. Those brain was so arrogant, my brain. With a lot line of mind, a passion to break. I got remember. Mortal is always has a limit. Die for nothing.

On some day, one day on a year, on a twelve. Memories came with so tiredly. Lay it down for a while just to know, past is the path that show future. A better life future. Twenty two years has pass. Long time enough to think, i am not a child anymore. I am grown up.

This is my line. My truely life, has been started. This… is my life.

Poenya Aku M3

•April 8, 2008 • 2 Comments

Tak tersadar sudah terlewat beberapa tahun semenjak perdana im3 ku gunakan. Dari sekitar tahun 2004 pas ku masih SMA kelas 3, hmm…sudah sekitar 4 tahunan sepertinya. Ewh…waktu yang tidak sebentar, cukup bangga juga aku setia pada no ini :))

Dahulu memang hampir tak jauh beda persaingan operator-operator seluler di indonesia tentang masalah tarif dengan sekarang. Dari yang nelpon murah sampe sms buanyak gratisannya. Tapi memang selain dahulu yang im3 pas jaman-jamannya murah banget buat sms dari pada yang lain, ku pilih im3 emang karena…… hmmm..memang karena sms nya yang murah ding :)) Maklum…dahulu masih anak sekolah mau nya yang ngirit biar pun duit jajan tetep sadja terkuras buat beli pulsa. Masih dengan tarif Rp. 100/sms dahulu.

Dari awal sampai sekarang, blum ada yang bisa membuyarkan niat ku buat meninggalkan im3 ku ini. Kecuali satu, pas dulu suatu ketika da acara di RBTV, tivi lokal Jogja. Tersebutlah di situw suatu talkshow terbuka pada suatu lapangan. Tidak ku tahu acara apaan itu, karena memang saat itu aku sedang memencet-pencet tombol channel tipi yang pas kebetulan remote tipi ku matot lobat. Dengan dua mc dan 1 narator, acara tersebut di bawakan dengan bahasa campuran Indonesia dan Jawa Jogja. Aku tertarik pada acara tersebut karena yang diangkat pokok pembicaraan adalah tentang Indosat. Dengan bla..bla..dan bla… acara tersebut dengan sangat terlihat sekali mengajak para warga negara Indonesia pengguna Indosat melakukan strategy yang dulu pernah dilakukan oleh pemerintahan Jepang. Yakni strategi tidak melakukan penggunaan produk musuh (Indosat), ada isilahnya dalam pelajaran ekonomi, apalah gituh namanya, exact’ers je. Kenapa bisa seperti itu? Alasannya cukup masuk akal. Karena satelite yang digunakan oleh Indosat sama atau istilah gaul nya nebengan, dengan sateliite yang digunakan oleh pemerintahaan Indonesia dalam melakukan pengawasan dari segi pengawasan maupun keamanan. Bahkan satelite tersebut yang digunakan pemerintah Indonesia untuk melakukan pembicaraan komunikasi secara rahasia. CMIIW. Awamnya sadja sudah bisa diterka, lha gimana kalau pembicaraan tingkat tinggi super klasiified pemerintah di bajak sama Indosat ??? Think logically, there is no perfect security as long mankind made it. Itu beneran ga sih ???

Tapi namanya juga tipe orang setia, kalo sudah jatuh cinta ya mo bagaimana lagi. Faktor phonebook yang sudah dikenal oleh teman-teman sampe relasi-relasi. Itungan dahulu penggunaan bandwith dengan im3 paling murah, bahkan pernah no ku ini mo dibeli teman saat dahulu im3 pernah kebocoran buat ngenet sampe ngencezz ileran, and yup…tidak sampai ku korbankan no ku ini untuk begituan :). Sampe dari beberapa kali ku kehilangan perdana kartu ini bcoz hape nya nyangkut ilang juga kena di maling ToT. And sapa lagi pengguna im3 yang mo ganti ke nomer lain setelah tahu, gila-gilaan…nelp bisa murah bangetz. Dari dahulu yang ribu-ribuan per menit, sekarang djadi Rp.240 / sepuaasss e LoL.

m3 poenya kae

Sengaja tidak sengaja sepertinya ku malah nge-iklan, promosiii. Gapapa lah, itung-itung aku cari nambah pren yang make im3 :D. Houuyyy…Indosat…where is my feedback, i ads you on my page… =)). Hayoo…yang mau pindah ke im3, nti kita smsan ma nelp murah-murahan, ketauan ga punya ce es an nya…ToT. Kesimpulan : sepertinya aku bakal bisa terus-terusan make perdana im3, kecuali kalau indosatnya bangkrut… :)) Poenya Aku M3 :D

Lagi, Tentang Kedewasaan.

•April 5, 2008 • 5 Comments

kaewise

Sudah menjadi rahasia umum, umur bukan lah satu faktor utama untuk mengukur kedewasaan seseorang. Dari semua perasaan, yang satu ini memang paling langka di punyai oleh manusia. Bayangkan, belum genap umur pernikahan selama satu bulan, sudah bertengkar sampe pisah ranjang. Padahal di liat dari usia, mereka suda tergolong manusia matang. “Ga pa pa lah aku curhat, itung-itung pengalaman buat kamu ya tio”, yang wanita berkata.

Ada yang bilang di situ, ciri kedewasaan itu : Menghargai Orang Lain. Seorang pimpinan yang baik harus bekerja bersama dengan orang lain. Sabar. Pemimpin yang dewasa dapat belajar menerima kenyataan bahwa untuk beberapa permasalahan memang tidak ada penyelesaian atau pemecahan yang mudah. Penuh Daya Tahan. Semua mahluk hidup pasti pernah mengalami sakit, kesulitan dan kekecewaan. Sanggup Mengambil Keputusan. Orang yang dewasa, disamping kesabaran dan ketabahannya untuk mencari pemecahan masalah, juga harus mampu untuk mengambil suatu keputusan, walaupun hanya menggunakan data atau informasi yang sangat minim, kurang lengkap atau masih kabur. Menyenangi Pekerjaan. Seseorang yang memiliki emosi yang sehat atau memiliki kepribadian dewasa akan mengetahui bagaimana menikmati pekerjaannya. Menerima Tanggung Jawab. Orang yang tidak dewasa akan mengeluh dan menyesal tentang kegagalan yang mereka alami. Mereka akan merasa bahwa kegagalan yang mereka alami merupakan kesalahan orang lain dan nasib baik sedang menjauhi mereka. Percaya Pada Diri Sendiri. Seorang pimpinan yang dewasa akan menyambut baik partisipasi orang lain, walaupun menyangkut pengambilan keputusan yang sulit. Memiliki Rasa Humor. Tertawa adalah sehat. Orang yang dewasa atau matang setuju dengan ucapan itu. Memiliki Kepribadian yang Utuh. Orang yang dewasa, bukanlah orang yang membuang-buang dan menyia-nyiakan energinya dengan memakai dan menggerakkan seluruh energinya ke berbagai arah yang tidak menentu, bahkan sering bertentangan arah. Seimbang. Seorang pemimpin yang dewasa akan hidup dalam suatu kehidupan yang seimbang. Menerima Diri Sendiri. Para pemimpin yang efektif mempunyai pandangan dan penilaian yang baik terhadap kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan yang dimilikinya. Memiliki Prinsip yang Kuat. Banyak pemimpin yang sungguh-sungguh melihat perusahaan sebagai suatu mahluk hidup yang harus dijaga dan dipelihara. Semua itu memang tidak salah.

Menambahi dari itu, menurut ku selama orang itu bisa menghadapi masalah dengan kepala dingin dengan tanpa harus banyak merugikan orang lain dengan penyeleseiannya, mampu memahami jalan pikiran orang lain dengan mau untuk berbagi, bisa bersikap dengan wajar dan apa adanya dalam bersosialisasi, serta bisa membuat orang lain tersenyum dengan ucapannya, dan tentu sadja bertanggungjawab yang paling penting. Itu sudah cukup dewasa. Semudah itu memang teorinya. Tinggal how to implementasinya sadja. Hmm…mungkin akan lebih baik kalo teknis nya aku tuliskan ya? hmm lagi…mungkin lain kali sadja. :P

Tak ada ubah nya manusia seperti binatang ketika pikiran di penuhi dengan nafsu dan ego diri. Membutakan satu sisi ada jalan menuju kedamaian. Tak usah dipertanyakan dan dicaci makikan hal yang begituan. Itu sudah kodrat alam nya wujud tak terlihat dari manusia. Hari dimana masa tanpa pesakitan aku percaya adalah tidak ada. Satu aroma dengan rasa yang tak berupa menjadi sisi bagian dari kadang hidup yang terlalu memuakkan. Dan lagi, belaian dari sebuah usapan dan hembusan kata menyentuh hati yang cuma sebutan sadja itu, memejam kan penatnya amarah jeritan dunia, yang pada akhirnya…tetap hanya lah sebuah tanah dan dosa. Salah satu kenikmatan dunia ketiga yang penuh hijau arti kehidupan.

Dewasa. Salah satu kata dalam kosakata bahasa Indonesia. Mules ku bayanginnya. Go with the flow kalo kebanyakan orang ben bisa keliatan di nilai dewasa. Enakan masih anak-anak, cuman maenan sadja yang di pikirkan. Tapi…kalo tentang dia, aku ingin menjadi yang lebih dewasa. :)

The Very One I Love.

•April 4, 2008 • Leave a Comment

April 4 is the 94th day of the year. There are 271 days remaining until the end of the year. There is a woman borns at that day. I am not too recoqnizes her. All which I know only that she is the one who accompanies me from the day i was born until now. With a strong heart, a great will, a heartfelt affection, a sense to protect, and so much love for me :D. She is a beautiful lady. Happy birthday mom.