PADI – SELF TITLE (lirik)

Padi - Self Title Album

Prolog

Angin bertiup…menyadarkan aku
Tepat saat aku mendiamkan diri
Apa yang telah terjadi…kepada diriku

Apakah bulan memihak padaku
Dan pijarnya masihkah menghiasi malam
Aku akui kesalahan ini
Tak harus aku ulangi

Seperti halnya engkau sang mentari
Tak henti menyinari seluruh bumi
Begitu juga…adanya diriku
Tak akan berhenti langkahku

Langit memang berlapis adanya
Samudra pun membentang oh…luasnya
Tak ubahnya diriku adanya
Takkan usai semangatku

Pasang air menyapu kerasnya karang
Takkan goyah meskipun harus diterjang
Kini aku mencoba meraba lagi
Mengikrarkan janji

Tak Hanya Diam

Meresap kecup hangat… sebentuk cinta
T’lah terukir di dalam jiwaku
Seperti tetes embun menyegarkan hari
Terciptakan keajaiban di hati..

Cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta tak hanya diam

Aku yang berkelana mengarungi hidup
Mencari untaian arti, makna…
Apakah sesungguhnya balasan dari cinta
Pasti bukan harta dunia semata…

Cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta bukan hanya pertautan hati
Cinta bukan hasrat luapan jiwa
Cinta tak hanya diam…

Jika mungkin bumi harus terguncang badai
Tapi cinta takkan mungkin hilang

Cinta bukan hanya sekedar kata
Cinta bukan hanya pertautan hati
Cinta bukan hasrat luapan jiwa
Cinta adalah cinta

Menanti Sebuah Jawaban

Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu…

Seiring jejak kakiku bergetar
Aku telah terpagut oleh cintamu
Menelusup hariku dengan harapan
(Namun kau masih) terdiam membisu

Sepenuhnya aku ingin memelukmu
Mendekap penuh harapan
tuk mencintaimu
Setulusnya aku akan terus menunggu
Menanti sebuah jawaban

tuk memilikimu
Betapa pilunya rindu menusuk jiwaku
Semoga kau tau isi hatiku
Dan seiring waktu yang terus berputar
Aku masih terhanyut dalam mimpiku

Aku tak bisa luluhkan hatimu
Dan aku tak bisa menyentuh cintamu…

Elok

Aku…membayangkan surga ada didepanku
depan mataku…
Saat aku menikmati teduhnya wajahmu Indah hatimu

Tak jemu-jemu ku pandang
Begitu elok kau tercipta

Tak pernah henti-hentinya aku
Terus mencintai dirimu
Tak pernah henti-hentinya aku
Tetap menyayangi dirimu
Seperti adanya diriku
Seperti adanya aku ini
Seperti adanya diriku
Seperti adanya…

Aku ingin melupakan hasrat tuk melangkah sejenak pergi
Inginku sempurnakan hidupku disampingmu memeluk jiwamu

Tak jemu-jemu ku pandang
Begitu elok kau tercipta

Siapa Gerangan Dirinya

Aku sayapnya…tambatan hatinya
Yang mengilhami tiap langkah hidupnya
Begitu adanya…dalam goresan pena
Ia suratkan berkala untukku
Tak sekalipun kujumpai dia

Tak pernah berhenti mencintaiku
Seluruh jiwa raga hati meskipun samar
Siapakah gerangan dirinya

Aku nafasnya mungkin pula nadinya
T’lah meniupkan cinta sejatinya
Berartinya aku dimata hatinya
Kan menjaga denyut jiwanya
Sungguh enggan ia merelakan aku

Tak pernah berhenti mencintaiku
Seluruh jiwa raga hati meskipun samar
Siapakah gerangan dirinya

Menerobos Gelap

Ku ikrarkan hati untuk maju melangkah pergi
Menerobos dinding-dinding gelap ini
Tak ku pertanyakan lagi seperti waktu itu
Pernah ku terjebak tanpa satu teman menemaniku

Ketika (selagi) aku tenggelam dalam kesunyian ini
ku coba mendamaikan hatiku
Sepatutnya aku mampu melaluinya
Menjejakkan kakiku meretaskan jiwa
(Melangkahkan kakiku menuju cahaya)

Tegaskan diriku untuk melewatkan hari
Dengan keyakinan hati aku kumiliki
Biar, aku ikhlaskan peluhku basahi jiwaku
Sirami hatiku…aku akan tetap terus melangkah

Save My Soul

Now I’m sitting in the corner of my room
Starting through the window, watching the sun goes down
And the shadow starts to creep across the floor
In this Loneliness, I’m crying in my bed

And the rain begin to fall down on me
As the sadness growing deep down inside me
I feel a little insecure right now
I am crawling, looking for a place to hide

So where has all my lights gone?
For I need to find the way out of here
In my every breath, I am chanting your name
Give me strength so I can save my soul

My mind keeps telling me to hold on
And say I have to be a real man
I’m still wondering if I’ll ever find my way
That leads me to your light & to your grace

So where has all my lights gone?
For I need to find the way out of here
In my every breath, I am chanting your name
With my every breath, I’m hoping

Bukan Akhir Dunia

Begitu banyak kisah, yang datang silih berganti
Tak henti mewarnai, setiap jejak langkahmu
Begitupun adanya kepingan makna dirimu…uh…
Yang terserak diantara lembaran kisah hidupmu

Dan kini kau terjebak ditengah riuh dunia
Terhimpit diantara hitam putih kehidupan…
Sementara sang waktu, tak akan mau menunggu
Seiring denyut hidup, ia kan terus berdetak…

Saat langkahmu terhenti, dan gelap…
Menyelimuti hatimu…

Sebaiknya kini engkau mulai berenang
Sebelum kau terhanyut, deras arus kehidupan…
Dan jangan pernah merasa, inilah…akhir dunia
Seolah tak ada lagi, jalan untuk kembali…

Saat jiwamu meredup…
Saat kegelapan menyelimutimu…
Sisakan satu ruang untuk bercermin…
Dan dengarkan mata hatimu berkata
Jangan pernah berhenti mengejar
semua mimpimu

Karena ini bukanlah sebuah akhir dunia
Bukanlah akhir dunia…
Uh…Uh…

Ternyata Cinta

Ingin sungguh aku bicara
Satu kali saja
Sebagai ungkapan kata….perasaanku padamu

Telah cukup lama kudiam…
didalam keheningan ini
Kebekuan dibibirku
Tak berdayanya tubuhku
Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Dan ternyata cinta…(tulus mendekap jiwaku)

Kau yang sungguh selalu setia
Menemani kesepianku
Menjaga lelap tidurku
Membasuhku setulusnya

Merekahnya fajar hatiku
Menghangatkan luruhku
Dan resapkan keharuman
Engkau yang mencintaiku

Masih Tetap Tersenyum

Ketika keretaku tak datang lagi
Menjemput cintaku yang telah lama mati
Seperti layaknya bintang tak bersinar
Namun aku masih tetap tersenyum

Ketika kekasihku meninggalkan aku
Ku tak tahu kemana dia telah pergi
Tak tersentuh, tak terjamah, tak kudengar lagi
Namun aku masih menikmati hidup…

Ketika keretaku telah datang kembali
Membawa cintaku tertera di dasar hati
Menawarkan kepedihan di antara tawa
Namun aku masih tetap tersenyum

Advertisements

~ by kidKae on November 11, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: