Holopis Kuntul Baris

Jogja istimewa karena sejarah nya. Ada juga MP3 nya. Terbait kalimat ini di dalam nya. Mungkin bisa sedikit menjawab jika ada yang menanyakan arti nya.

Dari segi arti, Holopis kuntul baris merupakan paribasan jawa, yang artinya saiyeg saeka praya, bebarengan mrantasi gawe (wikipedia), maksudnya kurang lebih bekerja dengan gotong royong. Ada berbagai cerita asal mula peribahasa ini.
Saya pernah membaca pengalaman seseorang di suatu blog, sebut saja Mr. Ho. Beliau mendengar peribahasa ini pertama kali saat duduk di bangku SD. Dia penasaran kenapa yang dijadikan lambang adalah burung kuntul (sejenis burung sawah) bukan burung pipit, blekok atau yang lain. manuk kuntul baris Rasa penasaran ini dia bawa sampai rumah dan diungkapkan kepada neneknya. Neneknya menjelaskan, bahwa tidak ada satu jenis burungpun yang bisa berbaris. Di dunia ini yang bisa berbaris ya hanya manusia, dan jaman dahulu hanya kaum pria yang melakukan baris berbaris. Kata “kuntul” digunakan untuk memperhalus saja, demi menghindari kesan saru. Saru??? Mr.Ho kecil jadi tambah bingung. Akhirnya karena melihat cucunya tidak mengerti juga, sang nenek menjelaskan bahwa ungkapan yang benar adalah “holopis kuntul baris”, huruf “u” pada “kuntul”, mestinya ditulis dengan huruf “o”. Mr.Ho kecil tertawa mendengar penjelasan yang sejelas-jelasnya ini, begitu juga saya yang membaca blognya…he..he..
Saya baca lagi dari blog seseorang yang lain, sebuat saja Mr. BO. Menurutnya kalimat ‘holopis kuntul baris’ ini berasal dari bahasa Belanda. Konon pada sekitar abad ke-16, kapal milik VOC berlabuh di Tuban dan pada saat bongkar muatan, salah satu awak kapalnya berteriak “HELP, IETS ONTILBAARS” (Tolong, ada barang yang tidak terangkat!), dan satu kapal saling bantu untuk mengangkat barang yang terlupa tadi. Nah, orang Jawa yang mendengar kalimat itu dan melihat kelakuan para ABK VOC ini memelesetkan kalimat tersebut, karena lidah Jawa yang terkenal kaku hingga menjadi ‘HOLOPIS KUNTUL BARIS’. Ehm…iya deh.
Referensi ketiga, dari Blog Mrs. Girl yang mendapatkan informasi asal peribahasa jawa ini langsung dari ayahandanya. Kata holopis kuntul baris berasal dari sebuah legenda konglomerat Spanyol bernama Don Lopez Conte de Basis. Suatu ketika konglomerat ini bangkrut hingga tak memiliki harta apapun. Lalu dengan penuh kerendahan hati beliau bekerja sebagai kuli di pelabuhan. Setiap kali mengangkat barang yang berat Don Lopez ini selalu mengajak para kuli yang ada di situ untuk bergotong royong bersama mengangkat barang tersebut dengan penuh semangat kebersamaan. Legenda inilah yang akhirnya sampai ke tanah Jawa pada masa awal kemerdekaan. Kemudian semangat kerjasama dan gotong royong dalam legenda itu diadopsi oleh rakyat yang sedang membangun negara ini. Ketika sedang mengerjakan sesuatu yang berat dan butuh kerjasama, maka yang diteriakkan adalah nama konglomerat Spanyol tersebut. Namun karena lidah inlander, maka hasilnya menjadi “HOLOPIS KUNTUL BARISSSSS!!!”…semangaaat!!!!
Jadi, mana yang benar? Saya pikir tidaklah penting, yang pasti peribahasa ini berhasil menjadi lambang semangat pada diri banyak orang jawa dari jaman dahulu hingga sekarang, bahkan pernah dilontarkan oleh Bung Karno pada salah satu pidatonya untuk membakar semangat rakyat dalam bahu membahu mengatasi pekerjaan atau permasalahan yang sulit.

Di kutip dari http://bit.ly/elfNJc

Advertisements

~ by kidKae on December 12, 2010.

4 Responses to “Holopis Kuntul Baris”

  1. brarti bnarlah bhw Indonesia ini pnuh kebudayaan dan filsafat luar, mulai dari namanya Indos dan Nesos (yunani), lalu pemberian nama Indonesia oleh James Logan, blum lg agama2nya yg dari luar serta asal-usul nenek moyangnya melayu proto dan deutro yg dtg dri semenqanjung Indo Cina (lembah sungai Mekong di Vietnam) dan India selatan.

  2. […] Kehabisan Kata-kata untuk Puji FalcaoBergesernya Pendulum di ManchesterHolopis Kuntul Baris .set-header:after{ background-image: […]

  3. […] Radamel Falcao: Fernando Torres Salah Satu Striker Terbaik DuniaFalcao Hat-trick, Atletico Gasak Bilbao 4-0Falcao ke Chelsea Januari MendatangHolopis Kuntul Baris […]

  4. Reblogged this on karimwafa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: